Batman Begins - Diagonal Resize 2

Kamis, 26 Mei 2016

Jenis-Jenis Krisis

Ada beberapa tipe atau jenis krisis, yaitu
1. Natural disaster
Yakni krisis yang diakibatkan oleh bencana alam, seperti Tsunami, gempa bumi, gunung meletus, banjir dan lain sebagainya. Contohnya dari peristiwa ini adalah bencana Tsunami di Aceh pada 2004.

2. Technological crisis
Krisis yang diakibatkan oleh teknologi atau pengaplikasian teknologi dan sains pada manusia. Krisis ini juga bisa mengakibatkan kerusakan pada lingkungan. Contohnya, adalah kasus Bhopal’s Union Carbide.

3. Confrontation
Krisis yang diakibatkan oleh individu atau kelompok yang melawan bisnis, pemerintah untuk memenangkan tuntutan dan harapan mereka. Contohnya adalah saat demo sopir taksi di Jakarta yang menolak transportasi online.

4.     Malevolance
Krisis yang disebabkan oleh individu yang berlaku criminal dan menggunakan taktik yang ekstrem untuk mengekspresikan permusuhan atau marah terhadap suatu perusahaan, negara, dengan cara merusak untuk mencari keuntungan. Contohnya adalah kasus Unibomber dan aksi teroris.

5.    Organizational misdeeds
Krisis yang terjadi ketika manajemen mengambil tindakan yang diketahui akan merugikan pemangku kepentingan dan bersiko bahaya tanpa pencegahan yang memadai.

6.    Workplace Violance
Krisis terjadi ketika seorang karyawan atau mantan karyawan melakukan kekerasan terhapa karyawan lain atas dasar organisasi.

7.    Rumours
Krisis yang diakibatkan oleh informasi palsu tentang sbeuah organisasi yang produknya menciptakan krisis dan merusak reputasi organisasi. Contohnya adalah kasus SGRC UI, lembaga kajian gender dan LGBT yang bernati nama menjadi SGRC karena keberatan pihak UI dan isunya sensitif

8.    Terrorist attack
Krisis yang disebabkan oleh serangan terror. Contohnya adalah pada tahun 1968-1982, para eksekutif bisnis menjadi target penculikan para teroris. Sebanyak 951 orang dijadikan sandera.

Sabtu, 14 Mei 2016

Peramalan Krisis Bagian I



Krisis dapat diramalkan melalui analisis krisis. Ada dua hal yang perlu ditetapkan dan dianalisis sebelum meramal krisis
a) Frekuensi
b) Dampak

Frekuensi dapat diukur dari seberapa sering masalah atau krisis tersebut terjadi.

Sementara dampak dapat diukur dari beberapa pertanyaan berikut

  • Ketika masalah terjadi mendapat banyak perhatian atau tidak?
  • Ketika masalah terjadi memakan banyak korban atau tidak?
  • Ketika masalah terjadi menarik perhatian media atau tidak?
  • Ketika masalah terjadi pemerintah akan ikut campur atau tidak?
  • Ketika masalah terjadi memengaruhi kegiatan operasional organisasi atau tidak?
  • Ketika masalah terjadi dapat menghancurkan perusahaan, instansi, atau lembaga tersebut tidak?

Jika semua pertanyaan tersebut menghasilkan jawaban ya, maka dampak dari krisis tersebut sangat besar dan sangat memengaruhi kegiatan Operasional lembaga, perusahaan, atau instansi tersebut.

Sabtu, 30 April 2016

Penyebab Krisis

Dalam tulisan sebelumnya telah dibahas apa itu Krisis.

Selanjutnya akan dibahas mengenai penyebab Krisis. Kira-kira apa saja yang dapat menyebabkan Krisis itu?

Secara garis besar penyebab Krisis dapat dibagi menjadi dua, yaitu

1. Faktor Internal

=>Krisis disebabkan oleh elemen atau unsur yang ada di dalam lembaga atau perusahaan. Sebagai Contoh kekurangan financial dari suatu perusahaan, atau adanya demo mogok buruh atau pekerja.

2. Faktor Eksternal

=>Krisis disebabkan oleh suatu yang tidak dikuasai atau dikendalikan oleh perusahaan. sebagai contoh kenaikan atau penurunan harga BBM, perang, atau aksi terorisme.

Senin, 25 April 2016

Apa itu Krisis?

Banyak orang mungkin mengenal atau tahu tentang kata Krisis. Sebenarnya Krisis itu apa?

Krisis adalah suatu peristiwa yang mahabesar dan apabila dapat terlewati tidak mungkin seperti sedia kala situasinya atau tidak akan seperti semula.

Tidak Semua konflik atau masalah bisa disebut sebagai Krisis. Krisis biasanya terjadi secara tiba-tiba atau mendadak, berdampak besar, serta susah diatasi oleh lembaga karena sumber daya yang kurang memadai.

Hanya ada dua pilihan yang dapat diambil untuk melewati Krisis, yaitu


  1. Hancur atau hilang
  2. Berubah atau memperbaiki

Minggu, 06 Desember 2015

Manajemen Media Massa VIII


Analisis Perusahaan
Ada beberapa analisis terhadap suatu perusahaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui kasus atau masalah, perkembangan atau kinerja suatu perusahaan, yaitu
  • Analisis Sirip Ikan
  • SWOT (Strength, Weakness, Threat, dan Oppurtunity)
  • BCG (Boasten Consulting Group)


Analisis Keuangan

Untuk analisis keuangan diperlukan tiga laporan, yaitu
  1. Neraca (Balance Sheet)
  2. Profit and Loss atau Laba Rugi
  3. Cash Flow atau arus kas

Dalam laporan Neraca atau Balance Sheet ada tiga istilah penting, yaitu
  • Aset
  • Utang
  • Modal

Perumusan tiga istilah tersebut adalah
Aset = Utang + Modal

Aset terbagi menjadi tiga jenis, yaitu
Aset Lancar, contohnya kas, perlengkapan
Aset Tetap, contohnya peralatan, gedung, tanah
Aset Intangible, contoh royalti, sertifikat


Utang terbagi menjadi dua jenis, yaitu
Utang lancar (Jangka Pendek) = utang yang harus segera dibayar
Utang tidak lancar (Jangka Panjang) = utang dalam jangka panjang


Modal berasal dari pemilik modal atau pemegang saham

Retained Earnings adalah untung yang disimpan atau ditahan dan dimiliki oleh pemilik saham

Sabtu, 21 November 2015

Manajemen Media Massa VII


Redaksi

Di dalam redaksi dilakukan analisis kasus yang mempertimbangkan beberapa segi, seperti

  • Dari segi tindakan, bagian redaksi menentukan tindakan yang dapat menyelesaikan masalah dengan pertimbangan efisiensi (sedikit namun bermanfaat banyak) dan efektivitas (memberikan efek yang besar).
  • Dari segi waktu, bagian redaksi tentu mempertimbangkan masalah deathline.
  • Dari segi biaya, bagian redaksi mempertimbangkan ada atau tidaknya biaya
  • Dari segi Sumber Daya Manusia, bagian redaksi juga mempertimbangkan mengenai kualitas dan kuantitas dari tenaga kerja untuk melakukan suatu tindakan.
  • Dari segi saingan, bagian redaksi juga mempertimbangkan prediksi tindakan yang akan dilakukan oleh saingan mereka agar tidak bertabrakan.

Senin, 16 November 2015

Manajemen Media Massa VI


Karya Ilmiah
BAB 1 Latar Belakang atau  mengandung informasi tentang:
  •   Sejarah
  •   Informasi seputar topik
  •   Alasan pemilihan topik
  •   Maksud dan Tujuan (alasan ilmiah dan dilakukan kroscek ulang tentang topik)
  •   Hipotesis

BAB II Tinjauan Pustaka mengandung uraian ilmiah yang ingin dibahas, seperti
  • Pengertian Pemberitaan
  • Redaksi
  • Teori
  • Metodologi (Uraian metode yang digunakan)
  •  Pemasaran

BAB III Hasil Penelitian atau Produk yang dikembangkan. Dalam bab ini membahas tentang
  • Hasil temuan atau penjelasan produk yang dikembangkan
  •  Metode
  • Struktur
  •  Badan Usaha

BAB IV Pembahasan membahas mengenai perhitungan (jika kuantitatif) dan temuan dari BAB III seperti
  • Analisis keuangan
  •  Analisis perhitungan

BAB V Kesimpulan, pada BAB IV dan V membahas mengenai Business Plan
BAB VI Daftar Pustaka

BAB VII Lampiran