Batman Begins - Diagonal Resize 2

Sabtu, 30 April 2016

Penyebab Krisis

Dalam tulisan sebelumnya telah dibahas apa itu Krisis.

Selanjutnya akan dibahas mengenai penyebab Krisis. Kira-kira apa saja yang dapat menyebabkan Krisis itu?

Secara garis besar penyebab Krisis dapat dibagi menjadi dua, yaitu

1. Faktor Internal

=>Krisis disebabkan oleh elemen atau unsur yang ada di dalam lembaga atau perusahaan. Sebagai Contoh kekurangan financial dari suatu perusahaan, atau adanya demo mogok buruh atau pekerja.

2. Faktor Eksternal

=>Krisis disebabkan oleh suatu yang tidak dikuasai atau dikendalikan oleh perusahaan. sebagai contoh kenaikan atau penurunan harga BBM, perang, atau aksi terorisme.

Senin, 25 April 2016

Apa itu Krisis?

Banyak orang mungkin mengenal atau tahu tentang kata Krisis. Sebenarnya Krisis itu apa?

Krisis adalah suatu peristiwa yang mahabesar dan apabila dapat terlewati tidak mungkin seperti sedia kala situasinya atau tidak akan seperti semula.

Tidak Semua konflik atau masalah bisa disebut sebagai Krisis. Krisis biasanya terjadi secara tiba-tiba atau mendadak, berdampak besar, serta susah diatasi oleh lembaga karena sumber daya yang kurang memadai.

Hanya ada dua pilihan yang dapat diambil untuk melewati Krisis, yaitu


  1. Hancur atau hilang
  2. Berubah atau memperbaiki

Minggu, 06 Desember 2015

Manajemen Media Massa VIII


Analisis Perusahaan
Ada beberapa analisis terhadap suatu perusahaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui kasus atau masalah, perkembangan atau kinerja suatu perusahaan, yaitu
  • Analisis Sirip Ikan
  • SWOT (Strength, Weakness, Threat, dan Oppurtunity)
  • BCG (Boasten Consulting Group)


Analisis Keuangan

Untuk analisis keuangan diperlukan tiga laporan, yaitu
  1. Neraca (Balance Sheet)
  2. Profit and Loss atau Laba Rugi
  3. Cash Flow atau arus kas

Dalam laporan Neraca atau Balance Sheet ada tiga istilah penting, yaitu
  • Aset
  • Utang
  • Modal

Perumusan tiga istilah tersebut adalah
Aset = Utang + Modal

Aset terbagi menjadi tiga jenis, yaitu
Aset Lancar, contohnya kas, perlengkapan
Aset Tetap, contohnya peralatan, gedung, tanah
Aset Intangible, contoh royalti, sertifikat


Utang terbagi menjadi dua jenis, yaitu
Utang lancar (Jangka Pendek) = utang yang harus segera dibayar
Utang tidak lancar (Jangka Panjang) = utang dalam jangka panjang


Modal berasal dari pemilik modal atau pemegang saham

Retained Earnings adalah untung yang disimpan atau ditahan dan dimiliki oleh pemilik saham

Sabtu, 21 November 2015

Manajemen Media Massa VII


Redaksi

Di dalam redaksi dilakukan analisis kasus yang mempertimbangkan beberapa segi, seperti

  • Dari segi tindakan, bagian redaksi menentukan tindakan yang dapat menyelesaikan masalah dengan pertimbangan efisiensi (sedikit namun bermanfaat banyak) dan efektivitas (memberikan efek yang besar).
  • Dari segi waktu, bagian redaksi tentu mempertimbangkan masalah deathline.
  • Dari segi biaya, bagian redaksi mempertimbangkan ada atau tidaknya biaya
  • Dari segi Sumber Daya Manusia, bagian redaksi juga mempertimbangkan mengenai kualitas dan kuantitas dari tenaga kerja untuk melakukan suatu tindakan.
  • Dari segi saingan, bagian redaksi juga mempertimbangkan prediksi tindakan yang akan dilakukan oleh saingan mereka agar tidak bertabrakan.

Senin, 16 November 2015

Manajemen Media Massa VI


Karya Ilmiah
BAB 1 Latar Belakang atau  mengandung informasi tentang:
  •   Sejarah
  •   Informasi seputar topik
  •   Alasan pemilihan topik
  •   Maksud dan Tujuan (alasan ilmiah dan dilakukan kroscek ulang tentang topik)
  •   Hipotesis

BAB II Tinjauan Pustaka mengandung uraian ilmiah yang ingin dibahas, seperti
  • Pengertian Pemberitaan
  • Redaksi
  • Teori
  • Metodologi (Uraian metode yang digunakan)
  •  Pemasaran

BAB III Hasil Penelitian atau Produk yang dikembangkan. Dalam bab ini membahas tentang
  • Hasil temuan atau penjelasan produk yang dikembangkan
  •  Metode
  • Struktur
  •  Badan Usaha

BAB IV Pembahasan membahas mengenai perhitungan (jika kuantitatif) dan temuan dari BAB III seperti
  • Analisis keuangan
  •  Analisis perhitungan

BAB V Kesimpulan, pada BAB IV dan V membahas mengenai Business Plan
BAB VI Daftar Pustaka

BAB VII Lampiran

Kamis, 24 September 2015

Manajemen Media Massa V

5th

Bagian pemasaran perusahaan media massa terdiri dari beberapa bagian, yaitu sirkulasi (yang diutamakan adalah nilai beritanya dan bahasa), iklan (yang diutamakan adalah pembagian segmen, demografi, rating and share, regulasi, kode etik, pemodal atau orang yang ingin mengiklankan produk atau jasanya.), dan intelektual (yang diperhatikan adalah tingkat selektifitas, editor yang kuat, syarat ketat dan jelas, dan falsifikasi).

Ada beberapa nilai berita yang diutamakan, yaitu akurasi, kelengkapan, up to date, berimbang (kesetaraan), independen, dan cover both side (belum tentu berimbang).

Falsifikasi adalah istilah menjelaskan dan menyangkal penemuan sebelumnya.

Ada lima pertimbangan dasar untuk pemasaran, yaitu
1. Mutu produk (mulai dari konten, bahan, kejelasan tampilan audio maupun visualnya).
2. Harga dan manfaat produk.
3. Saingan atau subtitusi dari produk.
4. Survey kebutuhan pasar.
5. Tingkat ekonomi konsumen.

Manajemen Media Massa IV

4th

Pada perusahaan media terutama televise terdapat bagian teknik yang mencakup beberapa bagian, yaitu siaran radio, liputan (mencakup peralatan dan orang-orang yang terlibat dalam liputan), dan siaran langsung.

Dalam bagian teknik ada yang disebut sebagai ruang master control yang di dalamnya ada camera set, lightning set, audio set, program director, producer, pemancar, character generator, dan teleproter. Producer di ruang master control bertanggung jawab atas penayangan konten, sedangkan program director bertanggung jawab atas penyelenggaraan siaran dan juga mengatur lightning man dan orang-orang teknik lainnya. Selain itu, dalam penyiaran dikenal juga istilah cromaki, yaitu layar yang digunakan untuk membuat tampilan secara virtual biasanya menggunakan layar berwarna hijau.

Dalam perusahaan pertelevisian juga ada bagian produksi yang mencakup dan mengatur tentang perfilman, kuis, dan siaran langsung (cameramen disini bertugas sebagai orang teknik). Saat siaran langsung ada proses siaran, yaitu melalui cameraman---ke pemancar--- ke master control--- ke mobile. Untuk bagian lainnya dari audio dan lightning--- ke vider caset--- ke alat pemancar. Lalu saat siaran presenter maka melalui---parabola--- ke alat edit. Ada juga alat yang disebut outdoor broadcast van.

Untuk siaran di studio berada di bawah komando program director. Saat siaran di studio, cameraman menjadi orang redaksi. Dari semua bagian media massa, menjadi seorang reporter adalah hal paling susah karena ketika salah ketik maka harus mempertanggungjawabkan ke redaktur dan atasannya banyak.

Dalam pertelevisian, direktur produksi adalah bagian paling berkuasa. Dalam bagian produksi bagian marketing dan promosi menjadi satu bagian. Selain itu, bagian produksi mencakup bagian programming, film dan sinetron, dan produksi.

Bagian programming bertugas untuk riset dan menyusun urutan program atau rundown dan mengatur rating televise agar unggul. Bagian film dan sinetron bertugas untuk mengakuisisi film (dalam jangka waktu tertentu dan mencakup hak copy dan hak siar dari rumah produksi infotaiment). Bagian produksi bertugas untuk siaran produksi sendiri (contoh Inbox, Dahsyat, dll). Pada jam tertentu televise menyiarkan program berita, yaitu pada jam 6 pagi, 12 siang, dan jam 6 sore.
Rating dan share ditentukan oleh konten yang bagus dan teknik yang bagus juga.

Ada bagian penting dalam perusahaan yang perlu dibahas, yaitu Finance dan Accounting. Bagian Finance bertugas untuk mengolah uang masuk dan keluar, sedangkan bagian accounting bertugas untuk mencatat uang masuk dan keluar.


Pada perkembangan saat ini mulai berlaku satu wartawan dan satu pemberitaan dapat di tayangkan ke banyak media tetapi gaji wartawan tetap sama.